Selama ini, dalam menghadapi kebakaran hutan, "Pencegahan" jauh lebih baik daripada "Bantuan Bencana". Dibandingkan dengan metode patroli tradisional, patroli kendaraan udara nirawak membuat pencegahan kebakaran hutan lebih ketat. Kendaraan udara nirawak (UAV) dapat dengan mudah melintasi pegunungan, tidak terbatas medan, memiliki jangkauan pemantauan yang lebih luas, dan lebih efisien. Mereka dapat melakukan patroli real-time yang komprehensif dan terperinci di area yang sulit dijangkau manusia dan kendaraan, serta dapat dengan cepat memberikan umpan balik atas citra patroli hutan, dengan dukungan ilmiah dan teknologi yang kuat untuk membangun "Jalur Keselamatan" pencegahan kebakaran hutan yang kuat.
Pada tahun 2022, UAV Purple Swallow berpartisipasi dalam misi patroli hutan di Zhuhai. Konsep pencegahan diutamakan dan penanganan darurat dilengkapi untuk meningkatkan efisiensi patroli hutan rutin. Sejauh ini, telah ditemukan pelanggaran di pegunungan, seperti memancing, berperahu, berenang, dan pelanggaran lainnya di waduk.
1. Melaksanakan pengendalian bahaya tersembunyi dan terus memperkuat pemantauan dan peringatan dini
Helikopter nirawak Purple Yan tidak hanya memiliki kemampuan manuver yang tinggi, tetapi juga memiliki kemampuan pemantauan jarak jauh dan melayang, dengan waktu jelajah operasi patroli hingga 120 menit. Dalam normalisasi operasi patroli hutan, helikopter nirawak dapat melayang untuk memantau dan merekam perilaku ilegal seperti memancing dan berperahu di waduk pegunungan, serta berteriak untuk mengusir, yang telah memainkan peran pencegah tertentu. Informasi gambar lokasi kejadian yang dikumpulkan oleh UAV dapat dikirimkan kembali ke pusat komando secara langsung, dan situasi lokasi kejadian dapat dipahami pada saat pertama.
2. Tingkatkan rencana darurat dan bersiaplah menghadapi keadaan darurat setiap saat
Helikopter nirawak ini menyediakan tampilan udara waktu nyata, yang dapat memantau kebakaran dengan aman dan efektif, menyisir area yang luas dalam waktu singkat, dan menyediakan data lapangan yang tepat waktu dan akurat untuk pengerahan penyelamatan kebakaran. Dukungan UAV dilengkapi dengan tiga pod lampu, pengeras suara, bom api, dan perangkat lainnya. Hal ini memastikan bahwa jika terjadi kebakaran, dapat segera merespons dan melakukan penanggulangan kebakaran secara efisien.
3. Bantuan dalam pembentukan markas terdepan untuk fungsi Komando Terpadu
Karena blok pegunungan akan memengaruhi transmisi sinyal, sehingga komunikasi terhambat. Melalui teknologi relai, jaringan komunikasi nirkabel area lokal darurat dapat segera dibangun, memperluas jangkauan sinyal, dan mewujudkan transmisi gambar jarak jauh. Helikopter nirawak dapat mencapai jangkauan kendali dan pemantauan yang lebih luas di area yang tidak terlihat, serta secara efisien mewujudkan patroli dan pengawasan udara di segala cuaca. Helikopter ini juga dapat membantu pembangunan markas terdepan secara ilmiah dengan fungsi komando terintegrasi seperti penjadwalan video, komunikasi, transmisi gambar waktu nyata, dan konferensi video.
UAV juga terus-menerus mengumpulkan pengalaman dan mengulangi kemampuan teknis untuk memberikan solusi yang lebih mudah dan praktis di bidang pencegahan kebakaran hutan dan berkontribusi terhadap penanggulangan keadaan darurat.